Showing posts with label Bea Cukai. Show all posts
Showing posts with label Bea Cukai. Show all posts

Tuesday, 29 October 2013

Registrasi Kepabeanan

SUMBER

Registrasi Kepabeanan adalah kegiatan pendaftaran yang dilakukan pengguna jasa kepabeanan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai untuk mendapatkan nomor identitas kepabeanan.

Untuk dapat melakukan pemenuhan kewajiban pabean, Pengguna Jasa wajib melakukan Registrasi Kepabeanan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Registrasi Kepabeanan diajukan kepada Direktur Jenderal, diajukan melalui media elektronik. Dalam hal tertentu, Pengguna Jasa yang tidak dapat mengajukan permohonan Registrasi Kepabeanan melalui media elektronik dapat mengajukan permohonan Registrasi Kepabeanan secara manual melalui Kantor Pabean setempat.

Pengajuan permohonan Registrasi Kepabeanan harus disertai dengan penyerahan/penyampaian dokumen dan/atau data pendukung yang diterima paling lama 10 (sepuluh) hari kerja sejak permohonan Registrasi Kepabeanan diajukan, bila tidak, maka tidak  akan diproses.

Friday, 20 September 2013

BDK Balikpapan

SUMBER

BDK (Balai Diklat Keuangan) Balikpapan adalah salah satu kantor instansi di bawah Kementerian Keuangan, yaitu Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. Anda bisa mengunjungi websitenya disini. Sedangkan untuk website BDK Balikpapan, Anda bisa mengunjunginya disini.
BDK Balikpapan mempunyai visi “Menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan terdepan dalam menghasilkan SDM pengelola keuangan dan kekayaan negara yang amanah, profesional, berintegritas tinggi, dan bertanggung jawab.”

Saturday, 10 August 2013

Mungkinkah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Memisahkan Diri dari Kementerian Keuangan?


Judul di atas adalah sebuah pertanyaan yang agak gila dan bisa dikategorikan sebagai upaya “pengkhianatan”? tapi well, ini era reformasi, gagasan dan ide boleh disuarakan, realisasinya menunggu keputusan dan kajian para pakarnya. Judul di atas terinspirasi dari artikel kompas bernada sama dengan judul di atas (silahkan baca).

Ditjen Bea dan Cukai selama ini dikenal sebagai salah satu “anak emas” penerimaan negara selain Pajak dan juga salah satu Ditjen yang mempunyai karakteristik militer (baca: semi militer) di lingkup Kementerian Keuangan. Ditjen Bea dan Cukai juga satu-satunya korps yang mempunyai ciri khas di Kementerian Keuangan, “biru tua”. Saya sedikit penasaran dengan pemilihan warna seragam yang menurut beberapa orang mirip dengan satpam, mengapa warnanya biru? Apakah dulu penggagasnya adalah fans dari Les Blues, atau The Blues, atau mungin biru langitnya Lazio Serie A. Well, hanya intermezo. Jika beneran maka saya berharap ada Dirjend Bea Cukai yang Gooners sejati, sehingga seragamnya akan bernuansa merah dan putih. #salah topik

Thursday, 28 February 2013

SAMAPTA oh SAMAPTA


“Tidak ada aku, hanya ada kami. Bukan Kamu, melainkan Kita”
sumber

Samapta apa sih artinya? Apakah sejenis pelatihan cuma-cuma untuk mencuci otak pesertanya? Atau adalah pelatihan fisik mental yang secara bertubi-tubi dijejalkan dan dipaksakan dalam sebuah situasi dan suasana terkondisikan?

Pada suatu masa, manusia hidup berkelompok. Namun pada saatnya manusia butuh sendiri. Berkreasi, bercinta, yang butuh suasana individualistik, soliter sekaligus solitude.

Namun, ada saatnya manusia melakukan berbagai cara untuk mencapai tujuan tertentu dan tujuan bersama. Perlu kesamaan dan kesukarelaan untuk tak berbeda dengan lainnya. Seragam. Serupa. Kompak.

Di manakah kunci sebuah kereta kencana bisa melaju kencang? Adalah ketika sang kusir dapat mengendalikan kuda terlamban untuk menyesuaikan kecepatan dengan kuda lainnya.

Monday, 25 June 2012

Kesehatan, Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara


SUMBER


Pada pertengahan Mei, VOA menurunkan artikel tentang “Perokok Anak di Bawah 10 tahun di Indonesia Capai 239.000 orang” (baca di sini). Kondisi ini sangat miris. Namun ini fakta, tidak bisa dipungkiri. Sewaktu dulu masih SD, saya biasa melihat teman-teman saya merokok dan mereka tampak menikmatinya tanpa menghiraukan efek terhadap kesehatannya. Lhaiyalah, namanya juga anak kecil, tahu apa mereka tentang kesehatan..? Orangtuanya pun tidak bisa dibilang kurang pengawasan karena anak-anak, mereka sangat unik dan mereka sama dengan orang dewasa dalam hal melakukan hal terlarang, mencuri-curi. Sebaiknya orangtua tidak hanya memberikan pengawasan namun harus menerangkan dan memberikan contoh pengertian dari peringatan di belakang bungkus rokok, “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin”.

Pemerintah, dalam menyikapi rokok juga seperti simalakama. Di satu sisi pemerintah berkewajiban menjaga warganya agar sehat sedangkan di sisi lain pemerintah harus menggenjot penerimaan negara. Ditambah lagi jika konsumsi rokok dibatasi atau bahkan dihilangkan, ini akan berpengaruh dengan lapangan kerja ribuan bahkan jutaan orang. Jadi, membahas rokok sangatlah dilematis.

Secara kesehatan, rokok adalah barang yang tidak sehat karena rokok adalah barang berbahaya yang mengandung zat aditif (menimbulkan ketergantungan) dan zat karsinogenik (menimbulkan kanker) semisal tar, karbon monoksida, sianida, arsen, formalin, nitrosamin, dll. Walaupun sudah tahu efeknya, perokok tetaplah merokok betapapun mereka berusaha untuk meninggalkannya, mereka sudah ketagihan. Nikotin telah mengikat perokok. Jadi, bagi Anda yang belum merokok, janganlah merokok dan janganlah pernah terlintas untuk mencobanya. Bagi Anda yang perokok, tetaplah ada kesempatan buat Anda untuk memperbaiki kesehatan Anda.

Saturday, 16 June 2012

BEA CUKAI DAN NARKOBA


SUMBER

Beberapa hari yang lalu saya terkejut ketika membaca salah satu laporan VOA (baca disini). VOA melaporkan bahwa Indonesia menjadi target pasar sindikat narkoba. Seperti kita ketahui, narkoba adalah ancaman berbahaya. Apa jadinya jika Indonesia  benar-benar menjadi pasar narkoba, alih-alih menambah devisa negara malahan Indonesia menjadi negara dengan wajah yang mengerikan dan menyeramkan. Atau jangan-jangan sekarang sudah benar-benar dirintis, melihat pemberitaan akhir-akhir ini mengenai kampung Ambon. Ouh God, what the shit  situation happen?

Jangan khawatir namun perlu waspada. Pemerintah juga tidak tinggal diam. Salah satu instansi pemeritah yang kerap terdengar menggagalkan penyelundupan narkoba terutama melalui bandar udara adalah Bea Cukai. Bea Cukai dalam tugasnya mengagalkan penyelundupan narkoba didukung oleh pasukan elitnya, CTU (Customs Tactical Unit). CTU adalah unit taktis yang berisi orang-orang pilihan dari antara pegawai Bea Cukai di Indonesia. Mereka yang terpilih telah melewati tahapan-tahapan tes meliputi: tes wawancara, pre-tset, post-test, tes kebugaran, kesehatan, bebas narkoba hingga tes akademik yang meliputi penguasaan peraturan terkait barang lartas (larangan dan pembatasan) . Jadi memang betul-betul harus dari pejabat/ pegawai  yang berkualitas yang dicari untuk masuk dalam satuan unit ini. Namun kita sebagai masyarakat jangan hanya mengandalkan pemerintah. Kita perlu membentengi diri dari yang namanya narkoba. SAY NO TO DRUGS. Narkoba tidak menyelesaikan masalah dalam hidup Anda walaupun Teh Botol juga tidak. Namun Teh Botol lebih sehat daripada narkoba (kok malah jadi ngiklan).

Beberapa keberhasilan Bea Cukai dalam menangkap upaya penyelundupan para sindikat narkoba:

Wednesday, 18 April 2012

Belajar Menghitung Bea Masuk


SUMBER


Berhubung banyak yang penasaran dengan cara perhitungan bea masuk dan pajak dalam rangka impor dengan ini disampaikan formula dan contohnya sbb:
pengertian:
harga barang = cost (C)
asuransi = insurance (I)
Ongkos kirim = freight (F)

Sunday, 15 April 2012

Dilla Oxella Menyanyi (Lagi)


SUMBER


Beberapa waktu yang lalu beredar lagu dengan judul bea cukai (lihat disini). Dan beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja Dihas membuka internet dan menemukan kalau Dilla menyanyi lagi dan masih tentang kementrian keuangan. Dan judul lagu kali ini adalah nilai-nilaimu.

Suara Dilla bagus walau mungkin ga sebagus Agnes Monica (Dihas ngefans juga dengan suara Agnes). Tapi lagu yang dibawakannya cukup bisa membawakan dan mensosialisasikan tentang apa dan nilai budaya apa yang ada di kementerian keuangan.

Friday, 30 March 2012

Kami Tersenyum Untuk STAN


SUMBER


Ini saya copas dari kultweetnya Ustad Dedhi Suharto yang juga alumni STAN penulis buku Keluarga Qur’ani. Lihat disini.

kemudian ini biografi beliau. Lihat disini.

1. Bismillahirrahmanirrahim, saya telah merasakan bahwa banyak pihak telah menjadikan STAN sbg pihak yg terzholimi.#STANygTerzholimi
2. Byk koruptor besar di negeri ini ttp tdk pernah diekspose dr mana kuliahnya dulu. Tapi begitu Gayus, nama STAN disebut.#STANygTerzholimi
3. Dan skrg muncul Next Gayus, nama STAN disebut2 lagi. Dan nama STAN tdk disebut2 ktka STAN mmberikan putera2 terbaiknya.#STANygTerzholimi
4. Jrg org mendengar bhw Amin Sunaryadi, mantan komisioner KPK jilid I, adalah alumni STAN. Krn nama STAN tidak diekspose.#STANygTerzholimi
5. Juga Haryono Umar, mantan komisioner KPK jilid II, adalah alumni STAN. Karena u yg positif2 nama STAN tidak diekspose.#STANygTerzholimi
6. Bahkan bnyak alumni STAN yg mndarmabaktikan tenaga dan pikirannya di KPK dan BPK RI, tidak pernah diekspose oleh media.#STANygTerzholimi
7. Juga siapa yg tahu @Sunarsip (pengamat ekonomi), Bbrapa DPN IAI, @helmyyahya (raja quiz), Edwin Trio Libels (penyanyi)..#STANygTerzholimi
8. .. Igo Ilham (bintang film/dai), Ito Warsito (Direktur BEI), Dandossi (pengamat pasar modal) dll adalah alumni STAN?#STANygTerzholimi
9. Mungkin Anda bilang, “Gayus khan korupsinya miliaran?” Maka saya jawab,”Apa alumni lain tidak seperti itu?” #STANygTerzholimi

Saturday, 24 March 2012

Traveling Kotabaru (17 Maret 2012)


Lilik, Zuhri, Uwha, Duki, Dihas

Demi profesionalisme menjalankan tugas, kami, Dihas, Duki, Lilik, Uwha, Zuhri dan Yudo berangkat ke Kotabaru atas perintah Kanwil DJBC Kalbagtim. Pertama yang ada di benak kami adalah, apa sih Kotabaru. Ternyata Kotabaru adalah sebuah kota di sebuah pulau yang bernama Pulau Laut. Dan kantor bea dan cukainya terletak di Pulau Laut itu. Lebih tepatya di Siring Laut.

Thursday, 22 March 2012

Asik ke Jakarta (red Kemenkeu)


Tanggal 29 February 2012, seluruh mahasiswa STAN lulusan 2011 diundang oleh Menteri Keuangan ke Gedung Kementerian Keuangan. Tempat pertemuannya adalah Gedung Dhanapala. Dihas dan seluruh teman lulusan D1 Kepabeanan dan Cukai dari BDK Balikpapan juga turut diundang.

Pertama kali mendengar undangan Menteri Keuangan,hampir semua mahasiswa D1 BC Balikpapan kaget dan pusing. Maklum ekonomi termasuk golongan elit (ekonomi sulit). Bayangkan dalam waktu tak lebih dari seminggu sudah bisa naik pesawat tiga kali. Dihas pun begitu. Dihas pun naik pesawat dari Jogja-Balikpapan, kemudian Balikpapan-Jakarta dan Jakarta-Balikpapan.

Thursday, 15 March 2012

17 September 2010 – 11 Januari 2012


SUMBER

Selama kurun waktu satu tahun lebih Dihas telah berkali-kali naik pesawat. Kalau dulu naik pesawat adalah hanya ada di angan sekarang naik pesawat sudah biasa. Semua ini gara-gara diterima STAN, PD I BC, otomatis tempat pendidikan di daerah, bukan di Jakarta, Rawamangun atau Bintaro. Sebenarnya Dihas malah belum pernah ke kampus pusat STAN. Ya beruntung kalo tempat pendidikan di daerah itu Jogjakarta, lha ini di Balikpapan, jauh men, siapa bilang sekolah STAN gratis. Ternyata tidak, seperti Dihas misalnya, bolak-balik Jogjakarta-Balikpapan, memang harga tiket pesawat seperti harga kacang rebus, bisa ditawar.

Sunday, 26 February 2012

Bea Cukai Sejati

Ada sebuah lagu yang manarik tentang Bea Cukai yang dinyanyikan oleh Dilla Oxella (semoga tidak salah tulis).
Lagu tersebut menggambarkan Bea Cukai.
Bagi yang berminat silahkan klik video di bawah ini.
Dilla cantik lhoh..... Tapi apakah dia pagawai di DJBC atau bukan saya kurang tahu. Silahkan tambah penasaran.


Saturday, 21 January 2012

Salah Satu Peranan DJBC


Sekarang sudah hampir 4 bulan masih menunggu setelah lulus dari STAN D1 Kepabeanan dan Cukai, beberapa teman curhat di group FB bahwa mereka lupa kalau mereka sudah lulus STAN, biasanya kan langsung magang, namun ekarang luar biasa. Walau hanya D1 namun Dihas bangga karena dengan STAN Dihas bisa kuliah, alasannya klasik, biaya kuliah sekarang mahal dan tidak mungkin bagi ortu Dihas menguliahkan dua orang anak dalam waktu bersamaan mengingat berapa sih uang yang diterima pensiunan PNS (ayah Dihas). Lagi pula kalau diterima D3 STAN juga ragu apakah bisa lulus, sistem DO-nya masih berjalan efektif, tidak terpengaruh moratorium.

Wednesday, 4 January 2012

Kos Kosan Bergoyang


SUMBER


Di saat galau, mencoba mengenang kisah dan cerita teman-teman.

Lisman adalah panggilan akrab sang pemilik kos. Kos berwarna pink dengan model rumah panggung terbuat secara semi permanen. Tiang-tiangnya terbuat dari kayu kokoh asli Kalimantan dan beberapa cor, lantainya berkeramik. Kosan ini mendapatkan namanya di kalangan anak PD I BC saat angin bertip kencang dan hujan disertai angin serta saat malam hangat penghuni kosan yang sudah bersuami istri.

Monday, 26 December 2011

Kisah Pegawai Pajak (Bagian Pertama)


sumber


SAYA TEMUKAN SOSOK IDEAL PEGAWAI PAJAK pada mendiang suami saya. Hanya Allah pemilik kesempurnaan, dan Allah menciptakan sosok yang hampir sempurna bagi saya dan anak-anak. Ismail Najib nama lengkapnya. Ia terlahir dari keluarga yang sederhana di pelosok Jambi. “Ayah,” kami biasa memanggilnya. Ibunya, mertua saya, memanggilnya Mael. Teman kantornya memanggilnya Najib atau Pak Najib.

Monday, 12 December 2011

PENIPUAN MENGATASNAMAKAN DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI


from here


Sehubungan dengan adanya iklan pada website atau jejaring sosial yang mengatasnamakan pribadi dan/atau mengaku sebagai pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan/atau bekerja sama dengan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengenai penjualan produk elektronik dan lainnya di pasar BM (Black Market), dengan ini kami menyatakan bahwa itu adalah penipuan. Kami himbau agar masyarakat berhati-hati dan tidak mudah tertipu dengan iklan tersebut. Salah satu contohnya terdapat di www.ponselmurah888.blogspot.com atau di beberapa accountfacebook, dan sejenisnya.
Untuk informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kami, masyarakat dapat menghubungi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai terdekat, ataupun menghubungi kami di humaskpdjbc@customs.go.id atau di 021-4890308 ext 821-822.
Kepada warga masyarakat yang telah menjadi korban penipuan agar melaporkan hal tersebut ke aparat yang berwenang.

informasi lebih jelas dapat diliat disini.

Friday, 18 November 2011

Ribut-ribut, Macam Pelunasan Cukai


Beberapa hari yang lalu teman-teman group Facebook PD I Bea Cukai XVII pada ribut-ribut, pasalnya ada adik kelas, saudara, sanak kerabat, tetangga yang diterima di STAN Prodip I Kepabeanan dan Cukai. Mereka ribut minta informasi kos-kosan, biaya hidup, transport dan informasi lainnya. Ada satu yang bersemangat, yaitu minta materi kuliah. Busyet, semangat banget. Padahal nanti juga bakal diberikan materinya.

Nah sedikit ni Dihas bagi salah satu materinya. Sekalian dihas juga belajar kembali.

Cukai selain bertujuan membina dan mengatur, juga memperhatikan prinsip : pemberian insentif yang bermanfaat bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk fasilitas di bidang cukai.

Monday, 7 November 2011

KEBERATAN, BANDING DAN GUGATAN (Bea dan Cukai)


Lama liburan jadinya buka-buka materi sewaktu kuliah, sambil menunggu pengumuman pemberkasan dan himbauan magang. Oke langsung saja bagi sobat Zonesa yang ingin belajar tentang Keberatan, banding dan Gugatan di Bidang Cukai.


v  Keberatan di bidang cukai adalah subyek cukai tidak dapat menyetujui atau tidak dapat menerima keputusan yg ditetapkan oleh Pejabat Bea dan cukai, berkaitan dengan putusan yang mengakibatkan kekurangan cukai dan/atau sanksi berupa denda
v  Keberatan subyek cukai atas putusan pejabat BC harus disampaikan secara tertulis kepada Dirjend BC dalam jangka waktu 30 hari sejak diterimanya surat tagihan cukai (STCK)
v  Dalam mengajukan keberatan, subyek cukai wajib mempertaruhkan jaminan sebesar kekurangan cukai dan/atau sanksi denda
v  Direktur Jenderal harus memberikan keputusan atas keberatan pengusaha dalam jangka waktu selambat-lambatnya 60 hari sejak tanggal diterimanya berkas keberatan secara lengkap dan benar.

Friday, 21 October 2011

Wisuda


Selamat Siang sahabat Blogger semua. Maaf dihas lama menghilang dari dunia blogging. Selain disebabkan oleh tidak adanya jaringan Wi-fi (gratisan) di lingkungan dihas juga disebabkan bahwa beberapa hari ini dihas bolak-balik Magelang-Semarang (maklum liburan) dan disebabkan dalam rangka pelaksanaan wisuda (telah sukses diselenggarakan pada tanggal 20 oktober kemarin). Dalam rangka wisuda, yang kebetulan wisuda dihelat di Graha Sarini Vidi di Yogyakarta, maka dihas harus bolak-balik untuk melakukan gladi-gladi sebelum acara wisuda dilaksanakan.