Saturday, 28 December 2013

Pembeli Adalah Raja?

SUMBER

Saya sangat tergelitik dengan kalimat di atas, Pembeli adalah Raja. Sejak kapan menjadi Raja itu mudah? Setau saya, Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit, sewaktu menjadi Raja gak beli tanah banyak-banyak. Terus Raja Iblis Bhu, yang hidup dalam dunia “dragon ball” juga gak beli apa-apa. Saya menjadi tergelitik dengan kalimat tersebut, siapa yang menciptakannya? Apakah guru Bahasa Indonesia atau guru kimia, yang pasti sih bukan guru agama.

Well, setelah saya mencari dalam rimba belantara internet dan dibantu mbah google, saya berpendapat bahwa “pembeli adalah raja” hanya sebuah omong kosong, isapan kelingking.

Beberapa hari yang lalu temen saya terkena “promosi hitam” dari seorang pedagang galon dan asistennya. Begini percakapannya. Simak baik-baik, saya tidak akan mengulanginya lagi. Ingat itu.


Sang asisten penjual bilang, “Mas, kok lama gak beli? Pake isi ulangkah?”
“Iya mas, pake isi ulang, temen saya suka yang ada oksigennya. Atau mungkin dia beli di tempat lain. Atau ngambil ngambil air laut  di belakang Banua Patra.” Jawab temen saya.
Terus sang penjual “Lagi krisis kah mas pake isi ulang?”
Temen saya hanya ketawa saja. Ketawanya gini, “hehehheheheee………” terus giginya diliatin gitu.

Saya jadi berpikir ini penjual dan asistennya sudah menyalahi norma dalam jual beli dan saya merasa terganggu. Emang yang jual isi ulang dari merek tertentu hanya Anda? Suka-suka saya mau beli dimana. Apa urusannya dengan Anda. Apa sebenarnya Anda sedang sepi pelanggan ya karena Anda kurang baik dalam melayani. Well, kenapa Anda tidak bilang baik-baik, semisal “Mas, langganan saja di tempat saya, saya kasih pinjam galon satu lagi, jadi saya seminggu antar sekali tapi dua galon sekaligus. Kalo mas tertarik saya akan rutin mengantar, mas gak perlu menelpon, kita tentukan hari apa saya mengantar, sabtu atau minggu.” Atau bagaimanalah terserah, itu hanya sebuah contoh belaka.

Terus, teman saya bilang ke saya yang intinya kalo beli air ke pembeli dan asistennya itu. Lha kenapa saya yang menjadi korban pemaksaan pendapat. Kenapa kalo dia yang terintimidasi, dia yang terpengaruh dengan “promosi hitam”, saya juga harus merasakannya. Terus kenapa bilangnya hanya ke saya, ke temen yang lain tidak. Mungkin saya memang terlihat mudah diintimidasi, mudah diajak berkonspirasi, mudah dipaksakan pendapat, bukan berarti saya orang yang seperti itu, saya hanya ingin kita selalu berteman, karena saya memang tidak mudah berteman karena saya selalu merasa rendah diri, saya selalu tidak percaya diri. Tapi saya punya pendapat dan saya juga punya ego. Saya punya ambisi, saya juga punya rencana. Saya juga bisa menentukan sikap. jika pernah melihat anjing yang setia dengan tuannya, saya selalu merasa saya seperti anjing, tapi orang tidak pernah tahu mengapa anjing itu setia. Sekarang anjing itu memang anjing. Dasar anjing! (ngomong apa ta..?)

Selamat Natal teman. Dan selamat tahun baru. (opo meneh iki)

Oh ya, tau kenapa laga boxing day digelar sehari setelah natal? Itu karena kalau digelar setelah tahun baru namanya square day. Wakakakakakakaa…… Dan tau gak, Arsenal baru saja kembali ke puncak klasemen setelah menyikat  kutu kupret bernama West Ham United.
# berita sekilas, MU berencana membangun sebuah patung salah satu patung pemain Hull City di Old Trafford setelah sang pemain memberi kemenangan untuk MU.

# big four masa kini, Arsenal, Man. City, Chelsea, dan Liverpool

Didukung Oleh:

24 comments:

  1. kunjungan perdana soob..
    salam kenal

    ReplyDelete
  2. andai semua peniaga memperlakukan pembeli bak sorang raja...niscaya dunia perniagaan akan tentram dan damai....daganganpun jadi laris manis dan tanjung kimpul....;o)

    ReplyDelete
  3. hah...komentarnya nunggu disetujui dulu....pantesan blognya sepi pengunjung....huh

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakakakkakaaa.....
      ya biar bisa disaring komentarnya mas...
      soalnya beberapa waktu dulu banyak iklan pembesar alat, dll semacamnya....
      mohon mengerti dengan ketidaknyamanannya.....

      Delete
  4. mudah terintimidasi? karena apa abg jadi keliahtan mudah terintimidasi, lain kali busungkan dada bang, biar kelihatan wibawa.. #ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. dadaku udah busung ni....
      takut nyamain Jupe...
      wakakakkaa.....

      Delete
    2. cukup jupe aja lah bg, abg ngga bai kalau dadanya kayak dia

      Delete
  5. iya, karena di negeri ini sistem monarki sudah dihapuskan, gak ada lagi raja tapi presiden,
    jadi, PEMBELI ADALAH PRESIDEN..! hahaha..!

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakakkaaaa.....
      siiiip mas....
      keren daaah...
      saya lupa kalau Raja masih berkuasa....

      Delete
  6. Sampeyan iki ngomong opo toh? Ora ngartos... LOl

    ReplyDelete
  7. Jadi... sekarang ini para pembeli sudah 'didikte' oleh para penjual ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin, sepertinya seperti itu bu....
      :P

      Delete
  8. nice post . .
    salam kenal . . . :)

    ReplyDelete
  9. hahaha. .lucu mas, saya absen kehadiran ya.

    ReplyDelete
  10. ga sepenuhnya keliru kok
    para pedagang masih suka menganggap pembeli itu raja
    dengan catatan raja yang baik itu tak suka nawar atau ngebon...

    ReplyDelete
    Replies
    1. raja ngebon sama raja nawar mas.....
      :P

      Delete
  11. kalau semua pembeli dijadiin raja, pedagang bangkrut

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ndaklah mas....
      itu artinya servicenya semakin good...
      :)

      Delete

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.