Sunday, 23 March 2014

Tukang Parkir Naik Gaji

sumber
Mendengar “naik gaji” pasti semua orang yang “gajian” kupingnya pada tambah lebar dan senyumnya tambah sumringah. Siapa sih orang yang gak mau naik gajinya? Yah walaupun setelah gaji naik harga kebutuhan juga naik dan naiknya lebih gila, tapi efek “naik gaji” menimbulkan rasa kesejahteraan yang seolah-olah meningkat. Ya gak..? Ayo ngaku.

Nah, baru-baru ini, Wagub fenomenal Jakarta, Pak Basuki berencana menaikkan gaji tukang parkir menjadi Rp 4,8 juta. Sungguh fantastis. Luar biasa, amazing. Jika saya tukang parkir, maka saya sudah pasti milih Pak Basuki jadi presiden walaupun beliau gak mencalonkan diri.


Saya lalu berpikir, ijazah apa sejatinya yang akan digunakan sebagai syarat penerimaan tukang parkir Jakarta, mungkinkah ijazah S1. Jika iya demikian, sungguh luar biasa, kita bisa menemukan tukang parkir yang ahli Bahasa Indonesia karena dia berijazah S1, atau kita bisa dengan mudah menemukan tukang parkir yang ahli hukum karena dia lulusan S1 hukum. Jika hanya ijazah SMA saja, saya percaya lulusan terbaik dari SMA yang berasal dari keluarga kurang mampu akan tidak ingin bersusah payah mencari beasiswa, lebih baik menjadi tukang parkir saja. Parahnya kalau ijazah SMP saja yang digunakan sebagai syarat penerimaan tukang parkir Jakarta, wajib belajar 9 tahun akan dengan mudah diimplementasikan, terutama di Jakarta, “Lulus SMP dan saya akan berpenghasilan cukup, setahun bisa ganti gadget dua kalilah.”

Namun bukan tanpa alasan Pak Basuki menaikkan gaji tuang parkir, beliau berpendapat bahwa retribusi parkir selama ini mengalami kebocoran dan menaikkan gaji tukang parkir akan dapat menutupi kebocoran tersebut. Kalau memang iya demikian saya juga merasa menjadi tukang parkir hampir sama pentingnya dengan pegawai negara pemungut pajak seperti dari DJP atau DJBC.

Well, dunia memang sudah gila, bila tidak gila maka tidak pantaslah hidup di dunia yang sudah gila ini. Mari kita tunggu realisasi dari rencana Bapak Basuki. Tetap semangat ya Pak Basuki walaupun ditinggal Pak Jokowi “nyapres”.


Berita dapat dilihat di Kompas (klik disini)

Didukung Oleh:

26 comments:

  1. Tika termasuk yg penasaran dengan kabar ini...

    ReplyDelete
  2. Ini menarik juga. Perkara dinaikkan GAJi nya juga tidak sepenuhnya menjamin yang bersangkutan TIDAK KORUPSI. Seperti yang kita ketahui bersama KORUPSI adalah kejahatan yang paling mengerikan dampaknya,. Orang yang sudah haus akan uang, betapapun GAJi nya sudah dinaikkan, tetap akan melakukan KORUPSI Kuncinya menurut saya tidak selalu berpedoman pada GAJI NAIK, tapi mental dan juga kepribadian yang baik. Dengan pribadi yang baik, agama yang kuat, dan disiplin , kejahatan Korupsi akan bisa ditekan

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap bisa jadi....
      namun kalo gaji naik mungkin ada kemungkinan tidak korupsi karena orang korupsi salah satu motivasinya adalah ekonomi....

      Delete
  3. imbasnya tarif parkir ikut naik utk menaikkan gaji tukang parkir

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ya biar juga tidak parkir sembarangan dan mengurangi pembelian kendaraan yang akan memenuhi jalanan......

      Delete
  4. Dahsyat banget kalo tukang parkir 4,8 juta, ngalah2in lulusan S1 di kantoran yg jadi staff :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhirnya nanti banyak tukang parkir nich hehehe

      Delete
    2. cumilebay mau kah jadi tukang parkir...???

      Delete
  5. Waduh, saya baru tahu tentang berita ini. Keren juga ya, tukang parkir dapet gaji sebesar itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulilah kalo gitu, saya jadi merasa blog saya bermanfaat....
      :P

      Delete
  6. jadi motivasi para pemuda yang males sekolah, untuk kemudian merubah cita-cita yang awalnya pengen jadi Calon Presiden ala Rhoma Irama dan Farhat Abbas untuk jadi tukang parkir saja...4,8 juta/bulan...lumayan banget lah....kerjapun nyantey kaya dipantey kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahhaaaa.....
      itu tukang parkir pantai kali pak...

      Delete
  7. wah kalau tukang parkir gajinya segitu,ya mendingan jadi tukang parkir saja yah daripada kerja kantoran dengan gaji 1,6 juta heuheuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. naah makanya perlu dipikirkan...
      jangan gengsi pak....
      :P

      Delete
  8. kalau memang benar pasti banyak yang ngiri tu dengan tukang parkir

    ReplyDelete
  9. Gila sudah.... saya punya banyak teman-teman marketing yg sudah kerja keras, tapi pendapatannya masih segitu-segitu aja. Padahal udah sekolah tinggi-tinggi.... Kalo kayak gitu mendingan jadi tukang parkir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap benar sekali pak....
      mungkin nanti ada fakultas perpakiran jurusan managemen...
      :P

      Delete
  10. WUIH

    PNS di daerah saya juga masih ada yg gajinya setengah dari itu -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm......
      semuanya harus disyukuri saja...

      Delete
  11. dihas mau alih profesi jadi tukang parkir kah? :P

    ReplyDelete

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.