Friday, 23 November 2012

MENJADI RENDAH HATI


sumber


Sepintar apapun kamu, pasti ada yang lebih pintar dari dirimu. Secantik apapun wajahmu, pasti ada yang lebihcantik lagi. Sekuat apapun tubuhmu, pasti ada orang lain yang lebih kuat tubuhnya ketimbang kamu. Sebanyak apapun hartamu, pasti ada yang lebih berlimpah hartanya daripada hartamu. Sebab, jadilah rendah hati. Jangan pernah berpikir, kamulah yang terpintar, tercantik, terkaya, terkuat dan ter…terlainnya. Dan, jangan pernah meremehkan orang yang tidak sepintar, sekaya, secantik dan sekuat kita..

Terlebih lagi, kerendahan hati merupakan kualitas karakter yang di ajarkan oleh Tuhan. Tapi, di dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita temukan sikap tinggi hati dan menganggap diri lebih dari orang lain. Banyak hal yang bisa menjadi ujian, apakah kita memiliki kerendahan hati atau tidak. Ketika berhadapan dengan seseorang yang pengetahuannya tidak sebanyak yang kita punya, apakah kita mau mendengarkan pendapatnya? Apakah dengan rela kita mau diajar oleh orang yang usianya lebih muda dan pendidikannya lebih rendah dari kita? Ketika direndahkan, apakah kita berusaha membuktikan kehebatan kita? Maukah kita dengan tulus mengakui kehebatan orang lain tanpa merasa direndahkan?


Kisah di bawah ini mungkin bisa menjadi illustrasi mengenai test kerendahan hati.

Setelah melakukan tawar-menawar dengan seorang nelayan di tepi danau,seorang cendekiawan menaiki perahu untuk menikmati keindahan danau. Nelayan terus mendayung tanpa banyak bicara. Lalu cendekiawan bertanya, “Apakah engkau pernah belajar ilmu fisika tentang energi angin dan matahari?”

“Tidak,” jawab nelayan singkat.
“Kalau begitu , engkau telah kehilangan seperempat peluang hidup.”

Nelayan hanya mengangguk perlahan. Cendekiawan itu bertanya lagi, “Apakah engkau pernah belajar filsafat?”

“Tidak pernah,” jawab nelayan sambil menggeleng.

Dengan nada bangga dan mengejek, cendekiawan melanjutkan, “Ck ... ck … engkau telah kehilangan seperempat lagi peluang kehidupanmu.”

Lagi-lagi si nelayan mengangguk tanpa bicara.

“Apakah engkau pernah belajar berbicara dengan bahasa asing?”

“ Tidak,” jawab  nelayan.

“O, kalau begitu engkau telah kehilangan tiga perempat peluang kehidupan.”

Sekonyong-konyong angin kencang bertiup, sehingga perahu mereka terombang-ambing dan mulai oleng. Semakin lama,angin semakin kencang bertiup. Saat itu nelayan bertanya kepada cendekiawan, “Apakah Bapak pernah belajar berenang?”

Dengan wajah pucat pasi karena takut, cendekiawan berkata lirih, “Tidak Pernah.”

Nelayan pun berkata, “Ah,jika demikian, Bapak telah kehilangan semua peluang hidup Bapak.”

NOTE : TIDAK USAH RAGU UNTUK MENJADI RENDAH HATI KARENA TUHAN MENINGGIKAN ORANG-ORANG YANG RENDAH HATI.

- Pernah dimuat di http://just-fatamorgana.blogspot.com/

42 comments:

  1. betul banget sob,, sudah seharusnya kita rendah hati...

    ReplyDelete
  2. Saya suka note terakhir. Karna kedudukan orang yang rendah hati . tidak di anggap rendah oleh Tuhan !

    ReplyDelete
  3. gak bisa berenang, brarti kalau banjir, siap2 aja mati kelelep..... ;p

    ReplyDelete
  4. rendah hati boleh

    merasa rendah diri jangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan rendah diri.....
      itu minder...
      aplagi udah jelek minder pulaa..
      :P

      Delete
  5. wah pantesan kayak pernah baca. hehehe....btw, makasih sudah dicantumkan linknya. semoga artikel ini bermanfaat

    ReplyDelete
  6. postingannya bikin 'jleb' bgt... aku kan ga bs renang.. huwaaaa...

    ReplyDelete
  7. Replies
    1. wualah mas yoyok ki lho..
      kapan renang mas...??
      :P

      Delete
  8. xixixix berenang di kolam berenang sih masih berani tapi kalo berenang di banjir ..... ///???

    ReplyDelete
    Replies
    1. beranii juga kaloo yg banjiiir kolam..
      hahaaaa..
      :P

      Delete
  9. masalahnya kadang sulit membedakan rendah hati dengan rendah diri

    ReplyDelete
  10. menurut rumus matematika antara hati dan mutu itu berbanding terbalik
    semakin kita merendahkan diri semakin tinggi mutu diri..

    ReplyDelete
    Replies
    1. BENER bangeet mas...
      setujuuu......

      :)

      Delete
  11. menjadi rendah hati akan membantu kamu menjadi " apa " suatu saat nanti,alias manusia yang lebih baik kedepan

    ReplyDelete
  12. mampir di blog sahabat, salam sukses selalu gan
    my web site > Commonwealth Life Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Indonesia

    ReplyDelete
  13. kata kata penutupnya ngena banget. slm knl. visit me back:)

    ReplyDelete
  14. belajar berenang jauh lebih penting, soalnya.... :P

    ReplyDelete
  15. rendah hati sangatlah dianjurkan biar kita tidak manjadi sombong tapi jangan sampai merendahkan diri kita.

    ReplyDelete
  16. He'em, jangan suka sombong yakkk :D

    ReplyDelete
  17. wkwkwk, kasian bener tuh cedekiawannya

    ReplyDelete
  18. sikap rendah hati dan saling menghormati antar sesama, memang sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup ini. Nice share kawan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelangsungan hidup sebenarnya adalah menciptakan dunia yg damai dan sejahtera...

      Delete

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.