![]() |
| SUMBER |
Saya yang harus
melihat halaman rumah sudah disapu atau belum harus naik pesawat harus
geleng-geleng, nelen ludah, garuk kepala, heran dengan Pemerintah yang
mengabulkan permintaan INACA (Asosiasi Penerbangan Nasional) yang mengajukan
kenaikan biaya fuel surcharge. Alasannya
Rupiah melemah dan Dollar menguat.
Sebenarnya
semuanya tidak ada hubungannya dengan Dollar yang menguat karena avtur (bahan
bakar pesawat) juga dihasilkan di Indonesia. Lalu Sumber Daya Alam untuk
kemakmuran rakyatnya mana buktinya? Atau rakyat yang mana nih..? Atau
jangan-jangan avtur Indonesia harga luar negeri. Kalo begitu itu sama saja
dengan perlahan-lahan memiskinkan rakyat Indonesia. Nanti gak cuma avtur, biaya
kesehatan, pendidikan, dan makan menggunakan harga internasional dengan
berpatok pada Dollar, kalau ini terjadi, walhasil rakyat Indonesia akan miskin.
Pendapatan ndeso pengeluaran
internasional. #mampuuus


