Friday, 8 April 2011

Puisi Oleh Iqbal


Tangan tak bertenaga dan hati telah terbiasa dengan Ilhad.
Orang-orang dari umat menjadi sebab bagi kehinaan Utusan Allah.
Para pembinasa berhala telah berlalu, yang tertinggal adalah pembuat berhala.
Jika dahhulu orang tua Ibrahim maka kini putranya Azar.
Kini pemberi minuman arak itu baru, arak pun baru, piala pun baru.
Rumah di ka’bah itu baru, berhala-berhala pun baru dan kamu pun baru.
Betapa berat bagimu bangun di waktu subuh, tak benar kamu mencintai Kami, kamu suka tidur.
Tabiat yang bebas itu, berat baginya bulan puasa.
Katakanlah, itukah cara kesetiaan..??
Kaum itu bersumber kepada agama, jika agama tiada kamu pun tiada. Jika saling mencinta dan tarikan tiada, gugusan bintang-bintang pun tiada.
Yang tidak mengenal keterampilan apa pun di dunia, tak lain ialah kamu.
Kamu satu kaum yang tak menghirauakan inapanmu.
Kamu merupakan lumbung yang mengundang petir.
Kamu adalah orang-orang yang menjual kuburan-kuburan para salaf (nenek moyang yang baik).
Bila kamu telah tersohor sebagai orang yang menjadikan kuburan sebagai dagangan, masakan tidak akan menjual berhala dari batu jika kamu dapat memperolehnya.
Telah ramai dibicarakan bahwa orang Islam telah tiada di dunia.
Kami mengatakan, pernahkah ada orang Islam dimanapun..??
Menurut lahir kamu menyerupai orang Kristen dan dalam peradaban kamu orang Hindu.
Inilah orang Islam sehingga orang Yahudi pun malu melihat mereka.
Menurut lahir kamu adalah Sayyid, Mirza dan juga Afghan. Kamu termasuk segala golongan (yang mulia itu), namun katakanlah, betulkah kamu Muslim..??
Gambaran umat Islam yang digambarkan oleh Iqbal lebih dekat kepada gambaran yang sebenarnya dan lebih menyedihkan dari gambaran lidah Hali.

11 comments:

  1. wah bantu dukung gan.... lumayan dari rentang 1-10.. ane kasih.. 7 gan mantap

    ReplyDelete
  2. puisimu mana? hehehehehe....
    puisi ini bagus kok... straight forward...

    ReplyDelete
  3. itu bukan puisi ku mas Cahyo......
    tp lumayan oke jd aq posting sj....

    ReplyDelete
  4. itu puisi copy paste sj koq....
    meneurutmu gmn Tan...???

    ReplyDelete
  5. terimakasih atas kunjungannya mas Cahyao dan mbak Intan....

    ReplyDelete
  6. bagus juga koq puisinya....
    cuma boleh usul dikit, kalo ada paragrafnya mungkin lebih asyik lagi dibacanya.

    trims atas puisinya, sukses selalu n TETAP SEMANGAT

    ReplyDelete
  7. terimakasih buat mas harto atas komentar dan kunjungannya.....

    usul diterima dan ditampung dan akan diaplikasikan pada puisi yg akan datang......

    ReplyDelete
  8. terimakasih ucapan nice poemnya mbak SCB (sang cerpenis bercerita)....
    kalau dinilai 1-10 dapat brp kira2..???

    ReplyDelete
  9. wow....
    puisi yang bagus...cari lagi yang kayak gitu bro...

    salam

    ReplyDelete
  10. masih ada satu lg mas Nufri....
    temanya sama...
    ada di "rak" puisi....

    salam kenal mas.....
    terimakasih atas kunjungan di blog saya.....

    ReplyDelete

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.