Friday, 22 April 2011

Mesti Bertuhan atau Tidak…? Mesti Beragama atau Tidak..??


Yang sedang marak adalah kasus bom bunuh diri di sebuah masjid di lingkungan kepolisian di daerah Cirebon. Sebenarnya apa sih motifnya..??

Jika karena agama, kenapa kita tidak lebih baik tidak beragama agar tidak ada perbedaaan agama, sehingga kita sama, orang tidak beragama, maka tidak ada orang Islam, orang Kristen, orang Katolik, orang Budha ataupun orang Hindu.

Tidak beragama belum tentu atheis, karena atheis adalah tidak bertuhan, jadi sesuai koridor Pancasila pada sila satu, lebih baik kita bertuhan tapi tidak beragama, bisakah..??


Contoh kasus lain adalah kejadian di Maluku, yaitu antara Kristen dan Islam. Yang lebih panas lagi adalah kasus Ahmadiyah yang “mengaku” Islam.

Apakah benar agama mengajarkan kebencian..?? Mengajarkan untuk mengintimidasi dan memperkosa keyakinan seseorang..??

Agama sebenarnya tidak mengajarkan kebencian dan saling membenci antara penganut agama yang satu dengan penganut agama yang lain. Silahkan orang beagama sesuai keinginan dan keyakinannya dan melaksanakan apa yang diyakini dalam agamanya sebagai suatu kebutuhan yang merdeka dan bebas dari intimidasi.

Sejauh hubungannya dengan kaum Kristen, masalah ini seharusnya telah terselesaikan dengan tepat ketika Yesus atau yang juga dikenal Isa a.s. memberikan jawabannya yang bersejarah pada kaum Pharisi.
Lalu ia berkata kepada mereka: Oleh karena itu serahkanlah kembali apa yang menjadi hak Kaisar tetapi hak Tuhan kembalikan kepada Tuhan. (Matius 22:21).

Dan dalam umat Islam, Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.”

Kembangkanlah pemikiran agamamu agamamu agamaku agamaku, toleransi beragama.

Dalam opini saya, apakah kebencian yang ada di dalam agama disebabkan oleh kekuasaan dan keinginan untuk menujukkan “sayalah yang benar”..??
Well saya hanya tidak suka dengan agama yang  dijadikan sebagai kedok/sarana politik atau sebuah pertunjukkan mana yang paling benar. Kembalikan agama sebagai wujud penuntun hidup manusia.

Ada sebuah kalimat, Tuhan tidak menciptakan agama, agama menciptakan Tuhan, agama tidak menciptakan manusia, manusia menciptakan agama.

10 comments:

  1. ni juga mantab artikel tentang agama.mksih sobat udh mampir
    ke blogku.follofan yuk?

    ReplyDelete
  2. makasih sob......

    aq udah follow km...

    makasih atas kunjungannya....

    ReplyDelete
  3. kalo gue mah sing penting muslim...
    trus buat nanggepi permasalahan kayak gitu ya al kafirun ayat 6.

    ReplyDelete
  4. terimakasih kunjungannya mas panggah....

    saya setuju saja yg penting damai....

    ReplyDelete
  5. Woah.. Rada berat nihh issue yang diangkat. Hehmmmm.. Tapi entah kenapa aku agak kurang sreg sama kutipan terakhir ttg tuhan,agama dan manusia. Overall, postingan yang ini bagus n berbobot!

    ReplyDelete
  6. sebenere aq jg kurang sreg,,tp entah kenapa harus dikutip......

    makasih Rinz....

    ReplyDelete
  7. mhm.. yang penting damai aja akh...

    di ciptakan dengan banyak perbedaan, seharusnya manusia lebih banyak belajar untuk saling memahami :)

    tetep semangat untuk melakukan yang terbaik #cimiiiww

    ReplyDelete
  8. semoga damai ada di setiap hati setiap pemeluk agama ya mbak Enno...
    :)

    ReplyDelete
  9. bagus jg sih....tp yang terakhir itu kyknya melnceng tntang agama tuhan manusia....ganti dong.....kyknya ga perlu pmkrn yg kyk gt, ga baik.

    ReplyDelete
  10. semoga semua pd rukun yah... dan ciptakan perdamaian di dunia ini..

    ReplyDelete

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.