Wednesday, 26 January 2011

Iman Kepada Kitab Suci (Islam)


Rukun iman yang ketiga adalah iman kepada kitab-kitab suci, yaitu firman Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya. Kitab-kitab tersebut dapat disebut sebagaikitab samawi (kitab dari langit), bukan kitab yang disusun oleh manusia lalu dinamakan kitab agama. Ada empat kitab samawi yang disebutkan didalan Al-Qur’an, yaitu :
1.      Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s
2.      Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s
3.      Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s
4.      Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w
Dari keempat kitab di atas hanya dualah yang menjadi kitab syariat (Taurat dan Al-Qur’an) sedangkan Zabur dan Injil tidak merupakan kitab syariat. Kitab syariat adalah kitab yang mengandung hukum/peraturan Tuhan.
Al-Quran memplokamirkan diri untuk seluruh umat manusia dan menjadi syariat sempurna.
“Hari ini Kusempurnakan bagimu agamamu, Ksempurnakan nikmatKu bagimu dan Kuridhoi agamaIslam sebagai agamamu.” (Al-Maidah:4)
“Tidak Kami hapus suatu ayat atau Kami alpakan, melainkan Kami ganti dengan yang serupanya atau yang lebih baik.” (Al-Baqarah:106)
Pendapat Non-Muslim
James A Mechener berpendapat Kitab suci yang paling banyak dibaca dan besar pengaruhnya di permukaan bumi ini dari kalangan manusia yang mempercayainya. Tidak sama dengan perjanjian baru yang lebi tua, dia ditulis dengan  gaya bahasa yang indah. Puisi bukan prosa bukannamun kandungannya begitu kuat, mampu membangkitkan iman bergairah pada orang yang mendengarnya. Al-Quran itu berisikan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad sekitar tahun 610-632 Masehi di Makkah dan Madinah, ditulis oleh orang-orang yang setia dan kepercayaannya, baik di atas secarik atau lembaran kertas tulang dan pelepah kurma…..(Islam, The Misunderstood Religion)
Dr. John Naish berpendapat Al-Quran ditulis dalam Bahasa Arab itu bergaya sangat indah dan menciptakan kesimpulan yang menarik sekali. Mengandung kata-kata singkat namun bermakna cemerlang. Kalimatnya yang pendek sarat dengan isi penuh arti, berirama dan kuatdalam mengekspresikan sasarannya. Dia unik tersendiri terkadang sukar untuk diterjemahkan dengan lengkap.(The Wisdom of The Quran)
Denisen Ross berpendapat Al-Quran memegang peranan yang sangat bbesar di kalangan kaum muslimin di bandingkan dengan Bibel dalam umat Kristen. Bukan sekedar kitab suci dalam keyakinannya tetapi lebih dari itu, dia merupakan satu teks book dalam ajaran agamanya dan menjadi dasar hukum sosial. Telah melewati waktu berabad-abad selama seribu tiga ratus tahun namun tetap teguh sebagai sebuah kitab bagi rakyat Turki, Iran serta seperempat dari penduduk anak benua India. (Introduction to the Koran)
G. Margiliouth berpendapat telah diakui bahwa kedudukan Al-Quran itu sangat tinggi dari seluruh kitab-kitab agama di dunia. Dia merupakan kitab yang kehadirannya paling belakang dari kitab-kitab agama lainnya, namun begitu beasar pengaruhnya di kalangan umat. (Introduction to the Koran)
Paul Cassanova berpendapat Al-Quran itu dengan keistimewaan gaya sastranya yang tiada tara merupakan bukti bahwa isinya adalah Kalam Illahi. Ini merupakan suatu kenyataan. Bagi non muslim sekalipun tidak ada yang lebih mencengangkan dari Au College de France.
Harry Gaylord Dorman berpendapat Al-Quran benar-benar firman Allah yang isinya diantarkan oleh Malaikat Jibril dan setiap hurufnya sangat sempurna. Ia merupakan mukjizat yang hidup sekaligus merupakan bukti atas kebenarannya sendiri dan kebenaran Muhammad. Keajaibannya terletak pada berbagai segi gaya yang demikian indah dan agung, tidak mungkin ada orang yang betapa nakalnya dapat mengarang satu ayatpun seperti isinya. Biarkan sebuahayat yang singkat, yang dapat menandinginya. Sebagian dari mukjizatnya terletak pada  inti ajarannya, pada nubuwwh-nubuwwhnya terutama yang menyangkut masa depan. Penjelasannya demikian jitu dan meyakinkan bahwa Muhammad yang ummi itu tidak mungkin dia sendiri yang menulisnya. (Towards Understanding Islam)
Christy Wilson berpendapat Al-Quran terlukis dalam irama ritmis menyerupai puisi, walau sebenarnya ia bergaya prosa. Dilihat dari sudut gaya sastra ia memang tertinggia dalam Bahasa Arabdan ia memiliki pengaruh yang kuat, jauh lebih kuat dari pada pengaruh Bible Inggris, King James Version. (Introducing Islam)
Dari beberapa contoh pendapat orang-orang non-muslim, kita bisa mengetahui bahwa mereka juga mengakui keunggulan Al-Quran. Nah, sekarang apa pendapat Anda sebagai orang muslim tentang Al_Quran..?
By Dihas Enrico

No comments:

Post a Comment

silahkan berkomentar, tidak dipungut biaya..! apabila ada kata yang salah dalam hal deskripsi apa pun tentang isi dari postingan zonesa.blogspot.com, mohon kritik dan sarannya agar lebih baik. terimakasih dan salam hangat. Sehangat pelukan pasangan Anda.